News & Articles

Latest News and Updates

IMG_5354-Edit.jpg

Gold Bullion Grand Demo 2018 | Bekasi-Tangerang-Semarang-Surabaya

Gold Bullion Grand Demo 2018 merupakan sebuah event Baking Demo  resep-resep pilihan dari Chef-chef terbaik Sinar Meadow International Indonesia (SMII).Event ini bertujuan untuk mengedukasi konsumen-konsumen SMII mengenai berbagai inovasi dan trik-trik terbaru seputar dunia bakery dan pastry.

Di tahun 2018 ini, Bekasi,Tangerang,Semarang dan Surabaya menjadi 4 kota penyelenggara Gold Bullion Grand Demo 2018. Pada event tahun ini, SMII memperkenalkan sesi seminar media sosial.Untuk sesi ini, kami Banana Bros (PT Aldrich Global Komunikasi) dipercaya sebagai nara sumber untuk memberikan sesi singkat dan konsultasi seputar dunia media sosial

Pada sesi media sosial Bekasi dan Tangerang, tema yang dibawakan lebih bersifat umum seperti bagaimana menyusun keyword, media-media sosial paling populer saat ini dan tentang bagaimana Google dapat menjadi perantara dalam mencari solusi untuk berbagai kebutuhan

Tema seminar menjadi lebih spesifik pada kota Semarang dan Surabaya.Instagram menjadi pokok bahasan utama mulai dari tips dan trik dalam mengambil foto dengan menggunakan ponsel. Bagaimana mendatangkan followers yang aktif, bagaimana membuat dan menentukan tema posting dan berbagai tips,trik sederhana untuk Instagram.

 

 

 

Sesi konsultasi di booth yang disediakan oleh SMII juga sangat interaktif. Berbagai masalah seperti kurangnya engagement pada Fan Page Facebook saat ini, efektifitas iklan pada Facebook dan Instagram,sampai hal yang sangat mendasar: Harus mulai dari media digital mana?

 

Berikut beberapa pertanyaan-pertanyaan yang paling sering muncul selama event berlangsung:

  1. Harus Mulai Darimana

Ketika kita belum memulai terjun dalam dunia pemasaran secara digital, pertanyaan sejenis ini sering muncul. Harus mulai darimana? Facebook?Instagram?Google? Tokopedia? Go Food (untuk industry makanan) atau media digital lainnya?

 

Jawaban untuk pertanyaan ini sangat luas. Hal pertama yang harus kita ketahui adalah profil lengkap mengenai produk yang kita jual. Mulai dari kelebihan/kekurangan produk, target konsumen yang akan membeli produk,dan profil konsumen-konsumen yang telah membeli produk kita

 

  1. Akun Facebook Reguler vs Akun Facebook Fan Page

Beberapa konsumen SMII yang sudah melakukan pemasaran secara digital kebanyakan mengeluhkan rendahnya engagement  organic yang mereka dapatkan ketika menggunakan akun Facebook Fan Page.Sementara mereka mendapatkan engagement bahkan konversi yang sangat tinggi ketika mengguunakan akun Facebook Reguler.

Meskipun fakta diatas sangat benar adanya,namun memperlakukan akun Facebook Reguler sebagai akun Bisnis/Brand melanggar kebijakan Facebook yang sudah kita setujui pada saat membuat akun.Artinya ketika kita melakukan ini,maka Facebook berhak untuk menutup akun kita kapan saja karena melanggar aturan dan kebijakan yang sudah ditetapkan Facebook.Menggunakan akun Facebook Reguler juga tidak memungkinkan kita untuk memeriksa statistik dari akun Facebook kita.Seperti jumlah pengikut/teman perhari, jenis kelamin,umur, lokasi,kapan mereka online dan sejenisnya.

 

Di sisi lain, saat ini Facebook Fan Page memang sudah mengurangi jangkauan organiknya hingga kurang dari 1% dari jumlah fans sebuah akun.Dengan kata lain, apabila kita memiliki 10.000 fans pada akun kita, maka setiap postingan kita hanya dapat dibaca oleh sekitar kurang dari 100 orang perhari.Dan cara paling efektif untuk menambah jangkauan postingan kita adalah dengan memasang Facebook Ads, salah satu media iklan paling populer saat ini.

 

  1. Sudah menggunakan dan memasarkan produk melalui media sosial,namun sering bingung untuk menentukan tema postingan setiap harinya

Masalah ini akan berdampak pada konsistensi. Media sosial menuntut kita untuk konsisten, mulai dari tema postingan, jumlah postingan per hari ,sampai waktu kita untuk memposting.Cara yang paling mudah untuk menentukan tema posting adalah dengan melist kata-kata yang memiliki korelasi dengan produk/brand kita.Kemudian kita dapat menanyakan kepada diri kita sendiri bagaimana kita dapat menyelesaikan masalah konsumen kita.Dari sana dapat kita tarik kesimpulan tema-tema postingan yang cocok untuk produk kita

 

  1. Berapa Banyak Hashtag Yang Harus Digunakan

Untuk mengetahui berapa banyak Hashtag yang harus kita gunakan,terlebih dahulu kita harus mengetahui bagaimana perilaku algoritma Instagram yang terbaru.Algoritma Instagram terbaru menyebabkan penggunaan Hashtag secara berlebihan akan mengakibatkan shadowban,dimana hashtag-hashtag yang kita post hanya akan terlihat oleh followers kita.Hal ini akan menyulitkan kita untuk memperluas jangkauan hashtag kita agar dapat meraih followers baru.Dan lebih menyulitkan lagi adalah secara efektifitas,Instagram hanya ‘mengizinkan’ kita memposting 5 hashtag dan tidak diperbolehkan memakai hashtag yang sama secara berulang kali.Buatlah beberapa variasi kumpulan 5 hashtag untuk memudahkan kita ketika memposting

 

Demikian beberapa pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul dalam rangkaian roadshow Gold Bullion Grand Demo 2018. Untuk shadowban dan algoritma baru Instagram akan dibahas lebih khusus di artikel selanjutnya.

Gold Bullion Grand Demo 2018 | Bekasi-Tangerang-Semarang-Surabaya
Share this post

Related Posts